Top
butik online
Gambar Beasiswa Scholarship

Bolehkah aku membenci ibuku

Setiap hari Aku kena marah. Berbeda dengan adikku, dia sangat di sayang oleh ibuku dan ayahku, tak pernah kena marah, sedangkan akuuu . adikku tergolong orang manja, sedikit-dikit nangis, apapun yang ia inginkan selalu terkabul. aku dituntut membantu ibuku setiap hari, aku iklas. Namun yang membuat aku kesal, ibuku selalu saja menjelek-jelekan aku ke orang-orang. Padahal menurutku, aku enggak sejelek yang ibuku bilaaang.
Bahkan ibuku gak segan-segan mukul aku jika aku ngelawan . kemarin ajah aku dicakar ma ibuku sampai berdarah……..

investasi emas

Majalah Luar Negri Gratis

Komentar kamu...

5 Responses to “Bolehkah aku membenci ibuku”

  1. Joshking on July 23rd, 2010 1:47 pm

    Hallo,
    sblumnya mari kita syukuru atas nikmat dari-Nya,tnpa nikmt-Nya tak mungkin kita seperti ini!
    Qt dlu t’lahir dri ibu Q,d besarkan pula oleh ibu Qt,byangkan saja btpa lmahnya saat Qt msh dlm kandungan atopun ktika dlm buainnya?Mungkin qt tak seperti ini tanpa kasih dr ibu Qt,lhat saja masa2 skrng,bnyk janin sngaja d bnuh,bayi d buang atopun d jual!Btpa sayangnya ibu qt hingga qt seperti skarng!Untk mslh itu coba qm tnyakan dg baik apa yg ibu ato keluargamu harapakan?Utarakan rasamu kpada bpk/ibu,jlaz dng kta” yg baik!Jika memang keadaan itu t’lalu menyakitkan,coba Qm pergi dri rumah bkan berarti lari,tp munkin mncri krja dluar rumah ato hal postf yg lbh berguna!Bktikan kmampuanmu bahwa kamu jg sama baiknya dg adikmu!
    Semoga bermanfaat,ingat positiv thinking dan berbuatlah hal positif!
    (au_yosep@yahoo.com)

  2. Joshking on July 23rd, 2010 2:05 pm

    Hallo,
    sarnku c hlangkan rasa kbencian tu,ingt siapa yg mlahirkan n mmbsarkan qt?Mungkin qt tak sperti ni tnpa kasih drnya!Mungkin Qm bsa bekerja d luar rumah ato lakukan hal postf n tunjukan bhwa qm bsa dan qm lbh baik dri adikmu!
    Tetp smangat,berpikir pstf n b’buatlah hal pstf
    smoga bsa membantu
    (au_yosep@yahoo.com)

  3. Jihan on July 30th, 2010 11:19 am

    sabar ya… kita itu sebetulnya gak boleh nge-benci ibu kita… kita harus inget, siapa yang ngelahirin kamu… tapi aku juga gak tega ngeliat kamu… mendingan kamu curhat ke guru BK / kamu ke psikolog aja! gk papa ko” walaupun kamu msih kecil jga… gimana kalo kamu bilang sama mama kamu kalo kamu tiu sayang banget sma mama kamu! trus pas ultah mama kamu and hari ibu, kamu kasih hadiaah yg di sukain sma mama kamu! semngat ya! ^^ i always support you! fighting!!!!

  4. hl on August 12th, 2010 11:30 pm

    ilangkan rasa benci..apalagi pada ortu sendiri…hidup pendu ke iriran dan kebencian cm buat qta tersiksa…:)

  5. Chan on December 6th, 2011 1:12 am

    hay yg nulis diatas,,,ketika aq baca ceritamu,,,knp kita sama,, aq ingat saat dicakar ibuku saat aku kelas 3 sd, dan sampai sekarang masih membekas sampai aku skrg sudah menikah, aku ingat dulu perih banget rasanya, smp aku ditanya temen2ku,,kenapa pipiku, aku bilang jatuh lah,, atau dicakar kucing hanya cuma menutupi ibuku saja agar tidak terlihat jelek dimata teman2ku, sampai saat ini aku menikah,,,kenapa ibuku tidak senang sekali kalau ketemu suamiku bahkan suamiku sempat dimaki2 ibuku, bahkan menyuruhku pisah dg suamiku,,pdhal aq dan suamiku baru beberapa bulan menikah, ibuku marah hanya karena bayar tukon (uang seserahan yg diberikan suamiku) sedikit dari yang diharapkan ibuku,,shingga ibuku dan ayahku yang membiayai semua pernikahan kami, kami ingin semuanya sederhana, tapi orang tua kami yang gengsi, akhirnya menggelar pernikahan yang boleh dibilang mewah mulai dari gedung, katering, seragam pernikahan untuk kerabat2 kami, semuanya

    dan karena pihak suamiku tidak mengadakan “ngunduh mantu”, orang tuaku tambah memperlihatkan ketidaksukaannya pada suamiku dan keluarga suamiku. Padahal suamiku dan keluargaku sayang denganku dan mau menerima aku apa adanya (karena ternyata ayahku yang slama ini aku kenal dan baik sekali padaku, ternyata bukan ayah kandungku–dan aku mengetahuinya saat aku akan menikah dengan suamiku, itupun karena untuk mengurus perwaliannya saja–aku amat sangat terpukul kenapa ibuku dan ayahku menyembunyikan semuanya, menyembunyikannya selama hampir 20 tahun–yang aku tau, aku ini anak kandung ayahku, karena mulai dari akte kelahiranku dan kartu keluarga semua menyebutkan kalau aku anak kandung–tapi sudahlah, kadang aku berfkir, kenapa hidupku seperti sinetron saja)

    sampai saat ini, efeknya, rumah tangga kami terlalu dicampuri ibuku, orang tuaku,,Mereka selalu menilai kebahagiaan dari materi, mereka pikir aku tidak bahagia dengan suamiku, padahal aku pikir, penghasilan suami cukuplah untuk kami dan anak kami nantinya,,tapi kenapa ibuku yang bingung??ibuku bingung, dan takut kalau aku tidak bahagia, sampai suatu saat aku hamil setelah 1 bulan pernikahan kami,, aku senang sekali,,suamiku pun senang sekali, kami bahagia,, tapi aku ingat kata ibuku, aku boleh hamil setelah aku lulus sarjana (saat itu aku maish mengerjakan separo skripsi dan hampir selesai), aku amat takut sekali dengan ibuku, takut aku dimarahi,,karena dari kecil sampai aku berumahtanga, aku masih sering diatur dan dimarahi (walaupun aku kadang tidak kuat karena aku terlalu dikekang, tapi aku mencoba untuk ikhlas dan selalu berpikir bahawa orang tua pasti tau yg terbaik untuk anaknya,dan dimarahi mungkin wajar), suamiku pun juga takut dan kasihan sama ku kalau nanti aku dimarahi,, aku pun berniat menghilangkan kehamilaku itu mumpung belum 2 bulan (belum besar perutnya jadi masih mudah untuk dihilangkan).. suamiku yang seorang perawat tahu obat2 apa yng harus aku minum, awalnya suamiku tidak ingin aku menghilangkan anak kami, aku pun juga tidak menginginkannya,, tapi aku terlampau takut dengan ibuku dan aku berusaha semampuku untuk membuat ibuku bahagia, Aku pun memaksa suamiku untuk memberikanku obat itu, suamiku yang amat sayang padaku pun mengabulkan permintaanku untuk membelikan obat itu, Aku pun meminumnya,,1 minggu setelah itu, calon anak kami benar2 sudah tidak ada,,,Maafkan aku dan suamiku ya alloh,, aku dan suamiku ingin sekali membahagiakan ibuku, menjadikan aku seperti yang diinginkan ibuku,,,

    aku bingung sekali,,,kenapa ibuku selalu melihat, menilai orang dari materi ya alloh,, materi emang penting tapi kasih sayang jauh lebih penting untuk hidup nyaman..money cant buy us happiness

    i love my husband,, really love him no more
    and i love my mom

Got something to say?





Mana ekspresinya??? :) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

Dasar cewek