
Aku selalu salah dimata mama
Jadi mau nangis duluan…hahaha…sebut saja namaku N dan aku berusia 18 tahun.aku adalah anak terakhir dari 2 bersaudara, aku mempunyai kakak lelaki yg berusia 10 tahun di atasku. kata orang kalau punya saudara yang usianya jauh lebih tua pasti selalu akur, tp kenyataan yang ku alami.?aku selalu bertengkar dengan abangku.
ingin sekali aku mengulang masa” kecilku, pergi berdua bersama mama, mama yang selalu mengambil hasil rapotku sampai aku duduk di SMP, mama yang selalu mengantar aku les, mama yang selalu menolongku saat aku membutuhkan banyak pertolongan dalam keseharian termasuk sekolahku ( kalau papaku dia selalu sibuk mengurusi urusan kantor)
tapi semua itu hilang seiring bertambahnya usiaku. setelah lulus smp dan beranjak duduk di bangku sma, mama tidak pernah mengambil rapotku lagi…malahan mama menyuruh sepupuku yang usianya tidak jauh denganku yang pergi mengambil rapotku, mama seakan tidak peduli denganku lagi.
waktu ujian nasional tahun kemarin pun mama tidak bersama denganku, ia malah pergi mengunjungi saudaraku di makassar padahal aku sudah memberitahunya bahwa tanggal sekian aku akan ujian nasional. sedih, tapi aku harus berjuang saat itu…pikirku jika aku mendapat nilai bagus pasti sikap mama akan berubah kepadaku.
nilai yang cukup memuaskan, itu semua tidak ada harganya…tetap saja aku selalu salah dimata mama dan abangku selalu benar, mulai dari situ aku jadi malas belajar, aku malas melakukan apapun…karena apapun yang kulakukan tidak pernah dihargai dan selalu disepelehkan…malah karena sikap mamaku itu aku pernah berniat bunuh diri…saat itu otakku kosong, yang ada hanya airmata menghiasi pipiku.
aku tidak lulus universitas yang aku inginkan, aku bilang kepada mamaku “ma aku ulang tahun besok yah…tahun ini aku les saja” , mamaku menjawab “kalau kuliah lebih cepat lulus lebih baik, gk masuk universitas situ kamu bisa di universitas yang lain kan.? yah udah kamu masuk sini aja..jurusan ini” dan aku hanya menjawab “oke deh”…aku mencoba masuk universitas dan jurusan yang dipilihkan mamaku meskipun itu bukan bidangku, dan ternyata benar…aku tidak sanggup berada disana.
aku bicara baik” dengan orangtuaku, papaku bisa mengerti kondisiku…dia mengatakan “yah sudah, kamu ulang taun besok saja..tp harus belajar sungguh2 jgn kyk gini lagi nantinya”..tapi mamaku malah marah2 dan bilang aku tidak ada niat kuliah, aku cuma bisa menghabiskan uang orangtua, aku tidak pernah berpikir panjang, karena aku keluarga jadi sial, karena kehadiranku berkat dikeluarga ini tidak ada, dan mamaku jg bilang “tai lah kuliahmu itu…kuliah anjing yang kau dapatkan”….hahahahahhaha
pantaskah orangtua berbicara seperti itu.?
aku pernah ribut besar dengan abangku dan mamaku pasti selalu memihak abangku…dan tanpa pikir panjang aku bicara seperti ini “mama sadarkah akan sifat mama yang selalu menyakitiku.?aku sedih akan sifat mama, mama tidak pernah menganggapku, mama selalu menyepelehkanku, aku selalu salah dimata mama, mama itu pilih kasih”, lalu aku bilang ” aku sudah putuskan untuk kuliah di luar daerah”, dan mamaku hanya menjawab “sana pergi jauh2…pergi tinggal pergi”
kalau kalian bilang mungkin abangku orang yang bisa menyenangkan dan tidak pernah membuat ulah, kalian salah…abangku itu 3 kali pindah2 kampus, sampai saat ini pun dia tidak bekerja…pernah 1 x bekerja, terus keluar dari pekerjaanya. tapi aku tidak tahu apa alasan mama membenciku, padahal hanya 1 yg kuinginkan…aku ingin seperti dulu, karena aku sangat menyayangi mamaku.
untuk pergi2 pun aku tidak pernah diajak mamaku, belanja pun juga begitu, bahkan kalau ada makanan pun aku tidak pernah ditawari…setelah mereka makan, baru aku juga ikutan makan (mamaku tidak pernah menganggap aku ada )bahkan soal warisan pun dipermasalahkan…papaku sudah menulis warisan bahwa warisannya akan dibagi rata terhadap anak2nya, tapi mamaku malah bilang ke papaku “jangan berikan kepadaku karena aku cuma bisa menghabiskan uang…lebih baik diatas namakan kepada abangku, biar abangku yang mengatur keuangannya”…sumpah AKU TIDAK BUTUH ITU SEMUA, yg aku butuhkan hanya kasih sayang seorang mama yg telah hilang
sekarang aku bingung apa yang harus aku lakukan, yang ada dipikiranku hanya pergi dari keluarga ini (kuliah di luar daerah)…aku tidak sanggup berada disini…tapi hati kecilku berkata aku tidak bisa meninggalkan mereka… apalagi papaku itu sangat baik. sekarang aku hidup hanya karena papaku, dalam hatiku sudah tertanamkan akar kebencian terhadap mama dan abangku..















Ya Ampun,.tnyt adh yg lbih mnykitkn lg dr pnglman ku,mama nd kk ku,.
Aku jg hmpir kya kmu,.tp skrg mama ku dh sdikt brbah,.
Aku s7 dgn faah,
buktiin pd mma nd abangmu klo kmu g sprt yg mrka katakn,.
Ingad,
Pzti stiap hal dha hikmahnya,.
Cay0oo’ ….!!
maafkanlah mereka, dan tunjukkan kamu bisa
aq stju sm mreka semua,,kmu hrs buktiin kalau km bisa jadi kebanggaan mreka.
gak perlu repot22 mau kayak mana. di dunia ini dengan atu tanpa orang tuamu, kamu harus jadi “orang”. jadi peduli amat sama pendapat ortumu tentang kamu. kamu harus bisa, untuk dirimu sendiri, bukan untuk ibu atau abang mu. kalo pun mereka baik, kamu ttep harus berhasilkan?? jadi sama aja juga waktu mereka gak baik ke kamu. just do everything u do for YOU!! http://cewek.web.id/smilies/yahoo_mean.gif
jangan sedih ya..
mungkin kamu ada salah apa sama mama kamu dulu jadi mama kamu begitu
coba kamu intropeksi diri kamu dulu.
dan bilang mama kamu “mama, aku ada slah apa sama mama? mama sayang aku gak?”
begitu.
aku juga sama kyak kamu.
aku umur 15 tahun. papaku udh menikah dgn wanita lain. mamaku cari uang sendiri dan mengalami banyak masalah dan stress sepertinya. aku bisa memaklumi semua itu tapi klo marah pasti aku yang kena. karwna dia mau marah sama siapa lagi?
dan dia selalu bilang “lu bawa sial! punya anak gak ada otak. kyk tai semua.”
kalo aku gak tahan aku nangis daripada aku kurang ajar nanti aku durhaka.
yang sabar ya.. banyak berdoa aja..
kisah kamu hampir sama kisah aku…tp bkn mmku yg kek gt tp ppku…aku iri pp mu bs ngertiin km….
klo nurutku km terima aja perlakuan mama km ma abang km…sabar…sampai saatny km merasa ud dewasa bt terjun ke lingkungan yg lain…kayak kerja & nikah….
km mending g sah pikir mm & abangmu, tunjukin klo km jg bs tanpa mrk….
tapi km hrs ttp bersyukur krn tanpa mm mu km gk mgkn ad d dunia ini….
& klo bs km balas perlakuan mrk dgn senyuman..walau sakit, tahan aj…nantinya pasti akan ada sesuatu yg berubah…
semoga bermanfaat…
waa cerita super.. saya nangis lho baca ini

aku salut sama orang2 yg punya masalah seperti ini tp masih bisa bertahan.
aku mau bersyukur dulu bisa terlahir di lingkungan keluarga yg saling menyayangi
Buat kamu.. dilihat dari sikap mamamu yg tiba2 berubah drastis begitu kyaknya emang terjadi sesuatu antara kamu & mamamu.
saranku.. coba kamu tanya akar masalahnya. apa kamu pernah buat salah sama mama.
oia kuliahnya jadi di luar atau jkt? skarang kan udah mulai kuliah..
Gue turut empati dengan apa yang kamu alami. Yang sabar, dan tetap semangat dalam menjalani hidup ini. Kamu udah diatas 17 tahun, kamu sudah harus tahu apa yang sebenarnya kamu cita-citakan, apa yang kamu dambakan, dan berusahalah untuk itu. Kamu sudah harus mulai belajar membuat keputusan yang bijak dalam hidup. Kenapa gue bilang seperti ini ? Gue ambil contoh soal kuliah kamu, ketika kamu gagal masuk ke universitas yang kamu inginkan dan kamu sudah memutuskan untuk mencoba tahun depan, pikirkan baik2 sebelum menelan bulat-bulat nasihat orang tuamu (dalam hal ini ibumu). Tentu kamu tahu kapasitasmu di bidang itu, dan ungkapkan pada ibumu sejujur mungkin, ketimbang akhirnya kamu menyerah di tengah jalan… Diam-diam, papamu kemungkinan besar juga kecewa lho. Tapi, dalam hidup itu, semua orang tentu melakukan kesalahan, sehingga belajar, agar tidak jatuh di kesalahan yang sama kan ?
Sekarang, kalau kamu memang ingin kuliah di luar daerah, jangan lakukan itu untuk lari dari ibu maupun abangmu, tetapi lakukan karena kamu memang ingin kuliah di Universitas tertentu di luar daerah. Fokus pada cita-citamu, optimis menghadapi masa depan. Katakan saja pada dirimu bahwa mama boleh bilang apa saja, tapi kesuksesan sudah menungguku, dan mama akan lihat kesuksesanku. Mungkin, dengan melihat ke papamu, bisa membantumu termotivasi lebih lagi.
Hanya Tuhan yang tahu kenapa sikap ibumu berubah, tapi jangan tanamkan akar kebencian dalam hatimu. Berdoalah, minta agar kamu diberi kekuatan untuk terus ingin membahagiakan ibumu. Berdoa juga untuk ibumu. Dekatkan dirimu pada Tuhan, sehingga pikiranmu terfokus pada hal-hal positif dan bahwa ada harapan di masa depan. Bunuh diri tidak menyelesaikan apapun, malahan tanda kekalahan… Ingat, banyak hal indah di luar sana, salah satunya mungkin ada orang yang tersenyum, hanya dengan melihatmu tersenyum ?
Sampaikan pada papamu, betapa kamu sayang beliau, dan tunjukkan prestasimu pada beliau. Sampaikan pula pada beliau betapa kamu sayang mamamu, dan rindu kepada kasih sayang mamamu. Gue yakin, kalau kamu fokus pada cita-citamu, kamu pasti sukses kok. Ayo semangat ya, tunjukkan pada ibumu, abangmu dan papamu, kamu pasti bisa N !
ada yg aneh sama nyokap lw..
sadar atau ngga,, pzt nyokap lw pny alasan sendiri knp tiba2 dia bs benci ama lw
kalo gw bilang sih mendingan lw cuek aja sama mrk
sering2 kumpul sama temen2 aja,, ampuh tuh bwat ngilangin BT
tp bergaulnya jg harus bener ya
jgn sampe salah bergaul,, bs bkn nyokap lw mkn ngejatohin lw aj..
lw msh pny bokap yg walaupun sibuk sama kerjaan’y tp msh bs mendengar pendapat lw (bersyukurlah)
good luck
sabar yaa
cerita kamu persis banget sama yang aku alami………
tapi gak separah yang kamu alami……..
Duch cian bget y lo…sabar y neng
mmm… sabar ya,,jangan sedih n cmga mma mu bza sadar atas sikap nya selama ni.amin
Qta sama . . .
Mga Qta bsa lepas n terbng bebs seprti burung . . .
Memang sakt d giniin mha ortu,pha lg orng yg nglahirin Qta . . .
Kadang trsirat dlm fkran ku pha aq anak mrka
Sumpah kita sama Banget :’((( capek gue kyk gni :’((